Minggu, 08 Mei 2016

Manajemen Mutu Sistem Informasi Kearsipan Kementrian Kehutanan

Manajemen Mutu dalam suatu manajemen mutu proyek terdiri atas :
  • Perencanaan Mutu : mengidentifikasi standar mutu yang berkait dengan proyek dan bagaimana cara pencapaiannya.

Produk
Kriteria Kualitas
Sistem Informasi Kearsipan Kementrian Kehutanan
  • Sistem mencakup fitur berikut :
    • Manajemen surat masuk
    • Manajemen surat keluar
    • Manajemen hal hal yang behubungan dengan pengarsipan surat
  • Aplikasi fleksibel untuk 5 tahun mendatang.
  • Sistem menggunakan jaringan lokal.
  • Hanya mampu diakses oleh Kementrian Kehutanan yang berlokasi di Jakarta.


  • Jaminan Mutu : mengevaluasi secara periodik keseluruhan pencapaian proyek untuk memastikan proyek tersebut sesuai dengan standar mutu yang telah ditetapkan.

Aktivitas
Produk
Standar Mutu
Penggalian Kebutuhan Sistem Informasi Kearsipan
Informasi mengenai Kementrian Kehutanan
  • Informasi hanya mampu diakses oleh Kementrian Kehutanan yang berlokasi di Jakarta
  • Sistem menggunakan jaringan lokal.
Informasi stakeholder yang terlibat
  • Informasi hanya mampu diakses oleh Kementrian Kehutanan yang berlokasi di Jakarta
  • Daftar stakeholder mencakup stakeholder primer dan sekunder
Informasi proses bisnis yang ada
  • Proses bisnis yang diperoleh sesuai dengan kejadian yang ada
Informasi struktur organisasi Pengurus Kementrian Kehutanan, dan masing-masing hak nya dalam penggunaan sistem informasi kearsipan ini
  • Informasi struktur organisasi yang diperoleh tidak hanya terdiri dari stakeholder primer maupun sekunder
Dokumen kebutuhan
  • Kebutuhan diperoleh dari stakeholder primer dan sekunder
Batasan proyek
  • 95% dari proyek, selesai dengan batasan proyek yang sudah ditentukan bersama
Estimasi kebutuhan dana awal
  • Proyek selesai dengan memakan biaya < atau = anggaran biaya yang sudah diestimasi
Dokumentasi pertemuan
  • 95% dari banyaknya pertemuan dengan stakeholder, didokumentasikan dengan lengkap
Dokumentasi kebutuhan proyek
  • Semua perubahan atau penambahan pada kebutuhan proyek, didokumentasikan
Analisis Kebutuhan Sistem
SKPL
  • Kebutuhan yang ada pada SKPL berdasarkan pada ekstraksi dari dokumen kebutuhan
  • Kebutuhan pada SKPL diperoleh dari hasil prioritisasi kebutuhan sesuai dengan kesepakatan terhadap stakeholder
Revisi SKPL
  • Revisi dari SKPL hanya dapat dilakukan jika implementasinya tidak melebihi estimasi biaya maupun waktu proyek
Desain Prototype (Interface) Sistem
Desain Prototype (Interface) Sistem
  • Prototype yang dibuat akan digunakan pada implementasi
Desain halaman Client
  • Prototype yang dibuat akan digunakan pada implementasi
Desain halaman Admin
  • Prototype yang dibuat akan digunakan pada implementasi
Desain halaman Proses Kearsipan (Transaksi dan Kuitansi)
  • Prototype yang dibuat akan digunakan pada implementasi
Presentasi prototype kepada stakeholder
Feedback dari hasil presentasi
  • Perubahan pada prototype hanya dapat dilakukan 20% dari perubahan pada feedback
Dokumen Perubahan
  • Semua perubahan pada prototype, didokumentasikan
Konfirmasi final prototype
DPPL
  • Prototype final didokumentasikan pada DPPL
Pembuatan sistem (coding)
Fitur pada halaman Administrator
  • 100% fitur ini diterapkan dan selesai dalam waktu <= estimasi waktu proyek
Fitur pada halaman Admin
  • 100% fitur ini diterapkan dan selesai dalam waktu <= estimasi waktu proyek
Fitur pada halaman Client
  • 100% fitur ini diterapkan dan selesai dalam waktu <= estimasi waktu proyek
Fitur pada halaman Proses Kearsipan (Transaksi dan Kuitansi)
  • 100% fitur ini diterapkan dan selesai dalam waktu <= estimasi waktu proyek
Roll Out
Deployment Sistem Informasi Keuangan
  • Deployment Sistem Informasi Keuangan ini selesai pada waktu yang sudah dijadwalkan
Testing
Skenario Pengujian
  • Skenario pengujian dihasilkan sesuai dengan permasalahan yang ada / kemungkinan besar akan terjadi
Testing berdasarkan skenario
  • 100% skenario pengujian dilakukan
Support
Dokumen SOP (System Operating Procedure) Sistem Informasi
  • 100% Dokumen SOP dihasilkan sesuai dengan kondisi dari hasil testing
Dokumen SMP (System Maintenance Procedure) Sistem Informasi
  • 100% Dokumen SMP dihasilkan sesuai dari estimasi error yang mungkin terjadi dan error yang diperoleh dari hasil testing
Pelatihan/sosialisasi
  • Pelatihan/sosialisasi dihadiri oleh semua stakeholder yang berperan langsung pada sistem (primer) dan beberapa stakeholder sekunder
  • Penggunaan sistem ini dapat  berjalan dengan baik, maksimal seminggu setelah pelatihan/sosialisasi


  • Pengendalian mutu : monitoring proyek secara khusus untuk memastikan bahwa pelaksanaan proyek telah memenuhi standar mutu serta untuk mengidentifikasi cara meningkatkan mutu secara keseluruhan. Proses ini sering dikaitkan dengan teknik dan alat manajemen kualitas seperti Pareto chart, Quality control chart, Statistical sampling.

No
Aktivitas
Produk
Standar Mutu
Hasil Pengujian
Tindakan
1
Penggalian Kebutuhan Sistem Informasi Kearsipan
Informasi mengenai Kementrian Kehutanan
  • Informasi hanya mampu diakses oleh Kementrian Kehutanan yang berlokasi di Jakarta
  • Sistem menggunakan jaringan lokal.
100% informasi berhasil didapatkan
Diterima
Informasi stakeholder yang terlibat
  • Informasi hanya mampu diakses oleh Kementrian Kehutanan yang berlokasi di Jakarta
  • Daftar stakeholder mencakup stakeholder primer dan sekunder
80% informasi berhasil didapatkan
Penyesuaian Proses
Informasi proses bisnis yang ada
  • Proses bisnis yang diperoleh sesuai dengan kejadian yang ada
90% proses bisnis berhasil teridentifikasi
Penyesuaian Proses
Informasi struktur organisasi Pengurus Kementrian Kehutanan, dan masing-masing hak nya dalam penggunaan sistem informasi kearsipan ini
  • Informasi struktur organisasi yang diperoleh tidak hanya terdiri dari stakeholder primer maupun sekunder
100% informasi berhasil didapatkan
Diterima
Dokumen kebutuhan
  • Kebutuhan diperoleh dari stakeholder primer dan sekunder
90% kebutuhan berhasil diidentifikasi
Penyesuaian proses
Batasan proyek
  • 95% dari proyek, selesai dengan batasan proyek yang sudah ditentukan bersama
90% batasan proyek berhasil diselesaikan
Penyesuaian Proses
Estimasi kebutuhan dana awal
  • Proyek selesai dengan memakan biaya < atau = anggaran biaya yang sudah diestimasi
100% estimasi biaya sudah dibuat
Diterima
Dokumentasi pertemuan
  • 95% dari banyaknya pertemuan dengan stakeholder, didokumentasikan dengan lengkap
90% pertemuan terdapat dokumentasi yang lengkap
Diterima
Dokumentasi kebutuhan proyek
  • Semua perubahan atau penambahan pada kebutuhan proyek, didokumentasikan
100% revisi kebutuhan sistem didokumentasikan
Diterima
2
Analisis Kebutuhan Sistem
SKPL
  • Kebutuhan yang ada pada SKPL berdasarkan pada ekstraksi dari dokumen kebutuhan
  • Kebutuhan pada SKPL diperoleh dari hasil prioritisasi kebutuhan sesuai dengan kesepakatan terhadap stakeholder
80% Kebutuhan sudah diidentifikasi
Penyesuaian Proses
Revisi SKPL
  • Revisi dari SKPL hanya dapat dilakukan jika implementasinya tidak melebihi estimasi biaya maupun waktu proyek
100% kebutuhan sudah diidentifikasi berdasarkan revisi
Diterima
3
Desain Prototype (Interface) Sistem
Desain Prototype (Interface) Sistem
  • Prototype yang dibuat akan digunakan pada implementasi
Prototype pertama 100% selesai.
Diterima
Desain halaman Admin
  • Prototype yang dibuat akan digunakan pada implementasi
Prototype halaman Admin sekolah 100% selesai.
Diterima
Desain halaman Client
  • Prototype yang dibuat akan digunakan pada implementasi
Prototype halaman Client 100% selesai.
Diterima
Desain halaman Proses Kearsipan
  • Prototype yang dibuat akan digunakan pada implementasi
Prototype halaman proses Kearsipam 90% selesai.
Penyesuaian proses.
4
Presentasi prototype kepada stakeholder
Feedback dari hasil presentasi
  • Perubahan pada prototype hanya dapat dilakukan 20% dari perubahan pada feedback
80% prototype sudah dievaluasi
Penyesuaian proses.
Dokumen Perubahan
  • Semua perubahan pada prototype, didokumentasikan
100% dokumentasi prototype sudah selesai.
Diterima
5
Konfirmasi final prototype
DPPL
  • Prototype final didokumentasikan pada DPPL
Prototype final 100% selesai.
Diterima.
6
Pembuatan sistem (coding)
Fitur pada halaman Administrator
  • 100% fitur ini diterapkan dan selesai dalam waktu <= estimasi waktu proyek
90% fitur sudah selesai
Penyesuian proses
Fitur pada halaman Admin
  • 100% fitur ini diterapkan dan selesai dalam waktu <= estimasi waktu proyek
100% fitur sudah selesai
Diterima
Fitur pada halaman Client
  • 100% fitur ini diterapkan dan selesai dalam waktu <= estimasi waktu proyek
100% fitur sudah selesai
Diterima
Fitur pada halaman Proses Kearsipan (Transaksi dan Kuitansi)
  • 100% fitur ini diterapkan dan selesai dalam waktu <= estimasi waktu proyek
100% fitur sudah selesai
Diterima
7
Roll Out
Deployment Sistem Informasi Keuangan
  • Deployment Sistem Informasi Keuangan ini selesai pada waktu yang sudah dijadwalkan
Aplikasi sudah 100% terinstall sesuai kebutuhan.
Diterima
8
Testing
Skenario Pengujian
  • Skenario pengujian dihasilkan sesuai dengan permasalahan yang ada / kemungkinan besar akan terjadi
95% poin-poin dari skenario yang akan diuji didapatkan
Penyesuaian proses
Testing berdasarkan skenario
  • 100% skenario pengujian dilakukan
85% skenario sudah dilakukan
Penyesuain proses
9
Support
Dokumen SOP (System Operating Procedure) Sistem Informasi
  • 100% Dokumen SOP dihasilkan sesuai dengan kondisi dari hasil testing
100% dokumen sudah terselesaikan
Diterima
Dokumen SMP (System Maintenance Procedure) Sistem Informasi
  • 100% Dokumen SMP dihasilkan sesuai dari estimasi error yang mungkin terjadi dan error yang diperoleh dari hasil testing
90% dokumen sudah terselesaikan berdasarkan hasil testing
Penyesuaian proses
Pelatihan/sosialisasi
  • Pelatihan/sosialisasi dihadiri oleh semua stakeholder yang berperan langsung pada sistem (primer) dan beberapa stakeholder sekunder
  • Penggunaan sistem ini dapat  berjalan dengan baik, maksimal seminggu setelah pelatihan/sosialisasi
100% pelatihan sudah dilaksanakan

sistem berjalan dengan baik selama 7 hari setelah sosialisasi
Diterima

Senin, 25 April 2016

Manajemen Biaya Proyek Perangkat Lunak Sistem Informasi Kearsipan Kehutanan

Dalam KAK sebelumnya, dijelaskan bahwa jumlah anggaran adalah Rp. 100.000.000,00 (seratus juta rupiah).
Teknik yang akan digunakan dalam manajemen biaya pada proyek perangkat lunak ini adalah dengan Parametric Modeling, karena terdapat parameter yang dapat dikuantifikasi dan ada informasi dasar untuk membuat model pengembangan dari sistem informasi kearsipan Kementerian Kehutanan.

Perencanaan Sumber Daya, Perkiraan Biaya, Penganggaran Biaya, dan Pengendalian Biaya

Dokumen terkait : Link

Minggu, 17 April 2016

Manajemen Waktu Proyek Perangkat Lunak

Manajemen Waktu Proyek Perangkat Lunak

Manajemen Waktu Proyek Sistem Informasi Kearsipan (SIK) Kementrian Kehutanan

Teknik Pengembangan yang dipilih adalah Teknik Prototyping

Cara Kerja
  • Analisa garis besar sistem yang akan dibuat dan kebutuhan dari stakeholder
  • Menentukan prioritas kebutuhan dari stakeholder yang nantinya akan diimplementasikan untuk sistem
  • Membangun desain model awal (prototyping)
  • Menunjukkan / presentasi mock-up sistem kepada stakeholder untuk kemudian dievaluasi apabila ada beberapa kebutuhan yang masih belum sesuai
  • Implementasi, penyempurnaan dan penyelesaian sistem setelah melakukan evaluasi awal dengan stakeholder
  • Menguji / malakukan testing setelah sistem selesai menjadi produk yang utuh dan sesuai dengan permintaan stakeholder
  • Memberikan training / pelatihan dan manual book kepada calon pengguna sistem


Definisi Aktivitas
mindmap wbs
Aktivitas yang harus dilakukan
Menghubungi Stakeholder dan Membuat Perjanjian Waktu untuk Bertemu
Melakukan wawancara kepada stakeholder untuk mengetahui kebutuhan yang harus ada pada aplikasi yang akan dikembangkan
Menggali informasi dan data Modul Aplikasi SIK di beberapa Eselon I dan Eselon II
Menggali informasi dan data yang mendukung tentang aplikasi yang sudah ada sebelumnya
Mendefinisikan kebutuhan pengguna
Mendefinisikan kebutuhan sistem
Memilih kebutuhan apa saja yang akan ada pada sistem informasi kearsipan (SIK) yang baru
Mengonfirmasi ulang kebutuhan yang sudah kita analisis kepada stakeholder
Membuat dokumen kebutuhan yang berisi segala hasil tahapan penggalian kebutuhan dan kebutuhan final
Membuat prototype sistem informasi kearsipan sesuai analisa kebutuhan awal
Menunjukan hasil prototype kepada stakeholder
Mencatat hasil evaluasi prototype dari stakeholder
Implementasi sistem dari hasil prototype yang disetujui stakeholder
Implementasi interface dari hasil prototype yang disetujui stakeholder
Penggabungan sistem dan interface
Uji  Coba aplikasi oleh developer dan stakeholder
Evaluasi kepada stakeholder
Melakukan perubahan apabila ada kesalahan yang telah disepakati antara developer dan stakeholder sebelumnya
Mencari jasa hosting
Membeli jasa hosting
Mendeploy sistem informasi kearsipan yang telah diperbarui
Uji coba server terlebih dahulu oleh developer
Pembuatan skenario pengujian
Melakukan testing oleh stakeholder sesuai dengan skenario pengujian
Melakukan perbaikan bila terjadi gangguan
Perencanaan pelatihan dan pembuatan manual book
Menjalankan pelatihan dan memberikan manual book


Pengurutan Aktivitas
Segala aktivitas yang telah dibuat daftar, kemudian disusun secara sekuensial dari awal dan mengelompokkan tiap-tiap aktivitas menjadi Tahap dan Milestones.
Keterangan : kalimat cetak tebal adalah nama proyek, tahap, dan sub tahap tergantung dengan indentasi. Sementara kalimat cetak normal adalah milestones dari setiap tahap.
Sistem Informasi Kearsipan (SIK) Kementrian Hutan
Konsep
  Penggalian Kebutuhan
Menghubungi Stakeholder dan Membuat Perjanjian Waktu untuk Bertemu
Melakukan wawancara kepada stakeholder untuk mengetahui kebutuhan yang harus ada pada aplikasi yang akan dikembangkan
Menggali informasi dan data Modul Aplikasi SIK di beberapa Eselon I dan Eselon II
Menggali informasi dan data yang mendukung tentang aplikasi yang sudah ada sebelumnya
Mendefinisikan kebutuhan pengguna
Mendefinisikan kebutuhan sistem
  Analisis Kebutuhan
Memilih kebutuhan apa saja yang akan ada pada sistem informasi kearsipan (SIK) yang baru
Mengonfirmasi ulang kebutuhan yang sudah kita analisis kepada stakeholder
Membuat dokumen kebutuhan yang berisi segala hasil tahapan penggalian kebutuhan dan kebutuhan final
  Pembuatan Prototype
  Desain Sistem dan Jalannya Sistem
Membuat prototype sistem informasi kearsipan sesuai analisa kebutuhan awal
  Evaluasi Prototype Kepada Stakeholder
Menunjukan hasil prototype kepada stakeholder
Mencatat hasil evaluasi prototype dari stakeholder
  Implementasi Sistem
Implementasi sistem dari hasil prototype yang disetujui stakeholder
Implementasi interface dari hasil prototype yang disetujui stakeholder
Penggabungan sistem dan interface
Uji  Coba aplikasi oleh developer dan stakeholder
  Konfimasi Akhir Hasil Implementasi
Evaluasi kepada stakeholder
Melakukan perubahan apabila ada kesalahan yang telah disepakati antara developer dan stakeholder sebelumnya
  Roll Out
Mencari jasa hosting
Membeli jasa hosting
Mendeploy sistem informasi kearsipan yang telah diperbarui
Uji coba server terlebih dahulu oleh developer
  Testing
Pembuatan skenario pengujian
Melakukan testing oleh stakeholder sesuai dengan skenario pengujian
Melakukan perbaikan bila terjadi gangguan
  Support
Perencanaan pelatihan dan pembuatan manual book
Menjalankan pelatihan dan memberikan manual book


Estimasi Sumber Daya Aktivitas (sesuai dengan Project Charter)
No. Materi Sumber Daya
1. Bahan Sistem Informasi Kearsipan kementrian kehutanan yang sudah ada sebelumnya


Dokumen SKPL (Spesifikasi Kebutuhan Perangkat Lunak)


Dokumen DPPL
2. Tenaga Kerja Ketua Tim (Team Leader) (1 orang)


Ahli Database (Database Enginer) (1 orang)


Ahli Sistem Analist (System Analyst) (1 orang)


Ahli Pemrograman (programmer) (3 orang)

Detail tanggung jawab untuk setiap kegiatan dapat dilihat pada tabel berikut:
Departemental SOW Owner/Prime Due Date/Sequence
Analisis prosedur-prosedur yang berhubungan dengan Kearsipan Surat Kementrian Kehutanan Team Leader, System Analyst, Stakeholder Melakukan wawancara kepada stakeholder guna mengetahui kebutuhan yang harus ada pada aplikasi yang akan dikembangkan (elisitasi kebutuhan)
Fitur-fitur utama pada sistem informasi ini System Analyst, Stakeholder System Analyst  dan stakeholder mendiskusikan dan membuat kebutuhan fungsional serta non fungsional untuk fitur-fitur yang dibutuhkan pada aplikasi
Deskripsi hasil kerja (spesifikasi kebutuhan, source code, test plan) System Analyst, Stakeholder System Analyst mendiskusikan asumsi, kebutuhan, dan ruang lingkup proyek bersama stakeholder
Deskripsi hasil kerja (spesifikasi kebutuhan, source code, test plan) Stakeholder, Tim proyek Pada tim proyek harus dapat mendiskripsikan dan mendiskusikan kepada stakeholders mengenai asumsi projek yang dibuat
Implementasi sistem Informasi Kearsipan Team Leader, Stakeholder, Programmer Team Leader memberikan informasi mengenai scope dan vision yang diperoleh dari stakeholder kepada Programmer
Testing Sistem Informasi Programmer, Database Enginer Programmer dan database Enginer melakukan implementasi sistem informasi
Sosialisasi cara kerja sistem kepada stakeholder Programmer, Team Leader Trainer melakukan sosialisasi sistem ini kepada stakeholder agar sistem dapat dioperasikan dengan baik dan benar oleh para stakeholder


Estimasi Durasi Aktivitas
Durasi setiap aktivitas diestimasi berdasar kesulitannya dan kerumitan antar yang bertanggung jawab. Aktivitas yang hanya dipegang oleh satu pihak tentu lebih cepat daripada aktivitas yang berhubungan dengan berbagai pihak.
AKTIVITAS DURASI (Hari)
Sistem Informasi Kearsipan (SIK) Kementrian Hutan 32
Konsep 5
  Penggalian Kebutuhan 4
Menghubungi Stakeholder dan Membuat Perjanjian Waktu untuk Bertemu 1
Melakukan wawancara kepada stakeholder untuk mengetahui kebutuhan yang harus ada pada aplikasi yang akan dikembangkan 1
Menggali informasi dan data Modul Aplikasi SIK di beberapa Eselon I dan Eselon II 1
Menggali informasi dan data yang mendukung tentang aplikasi yang sudah ada sebelumnya 1
Mendefinisikan kebutuhan pengguna 1
Mendefinisikan kebutuhan sistem 1
  Analisis Kebutuhan 1
Memilih kebutuhan apa saja yang akan ada pada sistem informasi kearsipan (SIK) yang baru 1
Mengonfirmasi ulang kebutuhan yang sudah kita analisis kepada stakeholder 1
Membuat dokumen kebutuhan yang berisi segala hasil tahapan penggalian kebutuhan dan kebutuhan final 1
  Pembuatan Prototype 13
  Desain Sistem dan Jalannya Sistem 4
Membuat prototype sistem informasi kearsipan sesuai analisa kebutuhan awal 4
  Evaluasi Prototype Kepada Stakeholder 1
Menunjukan hasil prototype kepada stakeholder 1
Mencatat hasil evaluasi prototype dari stakeholder 1
  Implementasi Sistem 6
Implementasi sistem dari hasil prototype yang disetujui stakeholder 3
Implementasi interface dari hasil prototype yang disetujui stakeholder 3
Penggabungan sistem dan interface 2
Uji  Coba aplikasi oleh developer dan stakeholder 1
  Konfimasi Akhir Hasil Implementasi 2
Evaluasi kepada stakeholder 1
Melakukan perubahan apabila ada kesalahan yang telah disepakati antara developer dan stakeholder sebelumnya 1
  Roll Out 9
Mencari jasa hosting 5
Membeli jasa hosting 1
Mendeploy sistem informasi kearsipan yang telah diperbarui 2
Uji coba server terlebih dahulu oleh developer 2
  Testing 4
Pembuatan skenario pengujian 3
Melakukan testing oleh stakeholder sesuai dengan skenario pengujian 1
Melakukan perbaikan bila terjadi gangguan 1
  Support 1
Perencanaan pelatihan dan pembuatan manual book 1
Menjalankan pelatihan dan memberikan manual book 1


Pengembangan Jadwal
No AKTIVITAS DURASI (Hari) Mulai Selesai Predecessors
1 Sistem Informasi Kearsipan (SIK) Kementrian Hutan    32 17, Januari 2011 17, Februari 2011
2 Konsep       5 17, Januari 2011 21, Januari 2011
3   Penggalian Kebutuhan       4 17, Januari 2011 20, Januari 2011
4 Menghubungi Stakeholder dan Membuat Perjanjian Waktu untuk Bertemu 1 17, Januari 2011 17, Januari 2011
5 Melakukan wawancara kepada stakeholder untuk mengetahui kebutuhan yang harus ada pada aplikasi yang akan dikembangkan 1 18, Januari 2011 18, Januari 2011
6 Menggali informasi dan data Modul Aplikasi SIK di beberapa Eselon I dan Eselon II 1 18, Januari 2011 19, Januari 2011
7 Menggali informasi dan data yang mendukung tentang aplikasi yang sudah ada sebelumnya 1 18, Januari 2011 19, Januari 2011
8 Mendefinisikan kebutuhan pengguna 1 20, Januari 2011 20, Januari 2011 5,6,7
9 Mendefinisikan kebutuhan sistem 1 20, Januari 2011 20, Januari 2011 5,6,7
10   Analisis Kebutuhan      1 21, Januari 2011 21, Januari 2011 3
11 Memilih kebutuhan apa saja yang akan ada pada sistem informasi kearsipan (SIK) yang baru 1 21, Januari 2011 21, Januari 2011 3
12 Mengonfirmasi ulang kebutuhan yang sudah kita analisis kepada stakeholder 1 21, Januari 2011 21, Januari 2011
13 Membuat dokumen kebutuhan yang berisi segala hasil tahapan penggalian kebutuhan dan kebutuhan final 1 21, Januari 2011 21, Januari 2011 3
14   Pembuatan Prototype     13 22, Januari 2011 4, Februari 2011
15   Desain Sistem dan Jalannya Sistem      4 22, Januari 2011 25, Januari 2011
16 Membuat prototype sistem informasi kearsipan sesuai analisa kebutuhan awal       4 22, Januari 2011 25, Januari 2011 2
17   Evaluasi Prototype Kepada Stakeholder      1 25, Januari 2011 25, Januari 2011
18 Menunjukan hasil prototype kepada stakeholder 1 26, Januari 2011 26, Januari 2011 15
19 Mencatat hasil evaluasi prototype dari stakeholder 1 27, Januari 2011 27, Januari 2011
20   Implementasi Sistem      6 28, Januari 2011 2, Februari 2011
21 Implementasi sistem dari hasil prototype yang disetujui stakeholder 3 28, Januari 2011 31, Januari 2011 14,17
22 Implementasi interface dari hasil prototype yang disetujui stakeholder 3 28, Januari 2011 31, Januari 2011 14,17
23 Penggabungan sistem dan interface 2 31, Januari 2011 1, Januari 2011 21,22
24 Uji  Coba aplikasi oleh developer dan stakeholder 1 1, Februari 2011 1, Februari 2011 18
25   Konfimasi Akhir Hasil Implementasi      2 2, Februari 2011 2, Februari 2011 18
26 Evaluasi kepada stakeholder 1 2, Februari 2011 2, Februari 2011
27 Melakukan perubahan apabila ada kesalahan yang telah disepakati antara developer dan stakeholder sebelumnya 1 3, Februari 2011 3, Februari 2011
28   Roll Out      9 4, Februari 2011 13, Februari 2011
29 Mencari jasa hosting 5 4, Februari 2011 8, Februari 2011
30 Membeli jasa hosting 1 8, Februari 2011 8, Februari 2011 29
31 Mendeploy sistem informasi kearsipan yang telah diperbarui 2 9, Februari 2011 11, Februari 2011 20
32 Uji coba server terlebih dahulu oleh developer 2 11, Februari 2011 13, Februari 2011
33   Testing      4 13, Februari 2011 17, Februari 2011
34 Pembuatan skenario pengujian 3 13, Februari 2011 16, Februari 2011 10
35 Melakukan testing oleh stakeholder sesuai dengan skenario pengujian 1 16, Februari 2011 16, Februari 2011
36 Melakukan perbaikan bila terjadi gangguan 1 16, Februari 2011 16, Februari 2011
37   Support      1 17, Februari 2011 17, Februari 2011
38 Perencanaan pelatihan dan pembuatan manual book 1 17, Februari 2011 17, Februari 2011
39 Menjalankan pelatihan dan memberikan manual book 1 17, Februari 2011 17, Februari 2011 38


Gantt Charttabel milestone.jpgmilestone